Nurhayati Subakat, Andini Warih, Gibran dan Prof. Elin meraih Penghargaan GICA 2015

gica1

GICA (Ganesha Innovation Championship Award) adalah penghargaan untuk alumni ITB yang berhasil melakukan pengembangan masyarakat (sosial, ekonomi, budaya) dengan inovasi yang dimilikinya dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut. Tema Ganesha Innovation Championship Award 2015 adalah “Innovation for Society”. Kegiatan ini telah memasuki tahun ketiga dan diselenggarakan dalam rangka memberikan inspirasi dan mendorong budaya inovasi di kalangan alumni ITB. Kandidat penerima penghargaan dinominasikan oleh para alumni ITB.

Pemenang GICA 2015 adalah :

gica2

1. Nurhayati Subakat, CEO Wardah

Memulai bisnisnya dari bisnis rumahan dengan meneliti dan memasarkan sebuah shampo yang diberi nama “Putri”. Bisnisnya terus berkembang dan saat ini memiliki total karyawan 4.500 orang.

Merek yang dikembangkannya, WARDAH, berhasil menjadi top brand untuk produk kosmetik. Karena prestasinya, telah menerima berbagai penghargaan, antara lain Best Supplier Cosmetic dan CEO Inovatif Untuk Negeri.

Meyakini bahwa kunci keberhasilannya adalah 5P yaitu Price, Product, Promotion, Place dan Pertolongan Allah.

gica3

2. Andini W. Wedaringtyas, CEO Republik Nanas Indonesia

Mengembangkan inovasi bernama Biosorp Tech, teknologi pengolahan air tercemar logam berat menjadi air yang layak pakai untuk keperluan sehari-hari, dengan menggunakan mikroorganisme.

Inovasi ini menjadi Juara Pertama Mandiri Young Technopreneur 2012 dan sudah dimanfaatkan oleh 200 KK di Kawasan Rancaekek, Bandung, daerah yang banyak tercemar oleh limbah industri tekstil.

Selain Biosorp Tech, juga memproduksi minuman nanas di Desa Jabong, Subang, dengan melibatkan sekitar 30 ibu rumah tangga di daerah tersebut.

gica4

3. Elin Yulinah Sukandar, Dosen Sekolah Farmasi ITB

Menemukan obat herbal pengganti obat standar TBC dari bahan jahe dan mengkudu, serta obat herbal anti kolesterol dan hipertensi dari bahan kunyit dan bawang putih.

Fortibi dan obat anti Tuberkulosis hasil penelitiannya sudah diproduksi oleh salah satu perusahaan farmasi di Indonesia. Beliau menerima penghargaan nasional Hak Kekayaan Intelektual 2013 dari Kementerian Hukum dan HAM.

Juga turut aktif berkerjasama dengan lembaga farmasi di Indonesia untuk mengajak masyarakat mengkampanyekan obat asli Indonesia.

gica5

4.Gibran Huzaifah Amsi, CEO Cybreed

Menggagas dan menciptakan eFishery, yaitu sebuah alat beraplikasi pintar yang dapat mengatur dan memantau pemberian pakan ikan secara online dan real time.

Pertama kali eFishery dikembangkan di Desa Kiara Sari, Subang. Beberapa penghargaan dan prestasi sudah diterimanya yaitu Mandiri Young Technopreneur 2012 dan INAICTA. Juga berhasil meraih Juara Pertama pada kompetisi Get In The Ring 2014 tingkat Global di Belanda.

Malam Penganugerahan GICA 2015 diselenggarakan pada hari Jumat, 30 Oktober 2015 di Ruang Serbaguna Balaikota Bandung. Bapak Ridwan Kamil, pemenang GICA 2013 memberikan Keynote Speech pada acara tersebut.

 

Scroll To Top