​Dengan memanfaatkan momentum peringatan Hari Antikorupsi Internasional yang jatuh setiap tanggal 9 Desember, KPK menyelenggarakan Festival Anti Korupsi yang kali ini diselenggarakan di Sabuga Bandung pada tanggal 10-11 Desember 2015. kegiatan ini bertujuan untuk: Membangun kesadaran dan pemahaman masyarakat untuk berperilaku antikorupsi serta terlibat aktif di dalam mencegah korupsi.

Kegiatan Festival Anti Korupsi diikuti oleh berbagai komunitas, beberapa kementerian, NGO, dan BUMN. Semua elemen berkumpul untuk memaparkan usaha apa saja yang telah dilakukan untuk mencegah dan menanggulangi perilaku koruptif. Dengan adanya Festival Anti Korupsi ini diharapkan mampu terbentuk karakter anti korupsi sedini mungkin.

Dalam upaya membentuk generasi akademisi yang bersih, ITB membentuk mata kuliah integratif bertajuk Pendidikan Anti Korupsi (PAK). Mata kuliah ini dibuka setiap semester dan didukung oleh sepuluh dosen pengajar dari berbagai latar belakang kelimuan. Para dosen pengampu ini telah dibekali training for trainer dari KPK. Jumlah peserta mata kuliah Pendidikan Anti Korupsi, saat ini mencapai sekitar 200 mahasiswa-mahasiswi. Selain mengikuti kuliah para peserta diberikan tugas besar seputar upaya anti korupsi berbasiskan teknologi yang diselaraskan dengan kepakaran kampus gajah ini dalam bidang teknologi. Tugas besar mahasiswa-mahasiswi peserta kuliah dan dosen pengampu ini dipamerkan dalam Festival Anti Korupsi 2015 lalu. Selain itu, para mahasiswa peserta mata kuliah PAK juga membukavolunteer di booth ITB untuk ikut menjelaskan kepada masyarakat mengenai perilaku koruptif dan pencegahnya baik melalui diskusi langsung, tanya jawab, bahkan melalui media hiburan berupa puisi yang dibawakan secara apik.


Alumni ITB bersama dengan alumni lintas perguruan tinggi yang diwakili oleh GAK (Gerakan Anti Korupsi) pun berpartisipasi dalam Festival Anti Korupsi ini. Berbagai poster serta permainan edukatif anti korupsi ditampilkan di stand GAK Lintas Perguruan Tinggi.